PROGRAM PENINGKATAN AKADEMIK ATMOSFIR (Outbound Program Studi Teknologi Pangan) by RINCE ALFIA FADRI

Kegiatan Outbound

Program Studi Teknologi Pangan

Tahun 2012

 

 

A. Latar Belakang

Mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan saat ini dihadapkan pada tantangan untuk menghasilkan jiwa pemimpin yang tidak hanya mempunyai kemampuan keilmuan (hard skills) yang memadai, tetapi juga diharuskan mempunyai kemampuan kepribadian (soft skills) seperti kemampuan berkomunikasi, kepercayaan diri, dan kemampuan bekerjasama,serta kepribadian yang ramah dan berintegritas. Orientasi mutu mahasiswa selama ini hanya pada pertemuan rutin dalam perkuliahan akan mulai bergeser dengan menambah unsur pengembangan dan penguasaaan soft skills. Penguasaan soft skills diperlukan agar berhasil dalam persaingan dunia kerja, lebih cepat beradaptasi dan sukses dalam karier. Keberhasilan karier seseorang didukung oleh 80% soft skills dan 20% hard skills.

Untuk menjawab tantangan pasar dalam pemenuhan tenaga vokatif yang terampil sebagai pengelola industri pangan maka diperlukan suatu pengembangan yang bersinergi antara staf pengajar, pegawai jurusan, teknisi dan mahasiswa di Program Studi Teknologi Pangan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi pendidikan vokasi  di bidang pengolahan pangan untuk wilayah Sumatera bagian Barat dan Tengah. Program Studi Teknologi Pangan harus menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk kemajuan industri makanan di wilayah ini. Salah satu solusi untuk memecahkan permasalahan ini adalah dengan mengadakan kegiatan outbound bagi staf pengajar Program Studi Teknologi Pangan, pegawai jurusan dan teknisi.

Outbound merupakan kegiatan pelatihan manajemen diri (self management) yang memadukan olah pikir, rasa, dan raga yang dilakukan di alam terbuka dan dikondisikan di luar kebiasaan. Proses belajar outbound mempunyai empat tahapan, dimana para peserta diajak melakukan permainan Games Outbound tertentu yang disebut experience, setelah tahap experience, mendiskusikan manfaat permainan itu dalam kelompok kecil (processing), dan menyimpulkannya dari hal yang kecil ke hal yang besar (generalizing), selanjutnya  merefleksikannya dan menerapkan pengalaman itu dalam sistem kerja sesuai dengan kehidupan sehari-hari.

B. Tujuan Kegiatan

Tujuan utama (specific objectives) kegiatan ini adalah melatih para peserta untuk mampu menyesuaikan diri (adaptasi) dengan perubahan yang ada dengan membentuk sikap professionalisme para peserta yang didasarkan pada perubahan dan perkembangan karakter, komitmen serta kinerja yang diharapkan akan semakin lebih baik. Sikap dan perilaku professionalisme seperti ini meliputi :

  1. Terbentuknya suatu komitmen (commitment) yang utuh dari setiap peserta melalui 4C, yaitu :
  1. peningkatan kompetensi (competency), 
  2. pembentukan kosepsi (conception)pemikiran yang komprehensif, 
  3. terjadinya hubungan (connection) yang semakin erat diantara para bawahan dan atasan, serta 
  4. munculnya keyakinan akan kepercayaan diri (confidence) akan kemampuan masing-masing peserta yang akan berpengaruh dalam membangun rasa memiliki (the owners) dan bukan sekedar menjadi mahasiswa/karyawan. Perubahan ini akan terlihat dari bertumbuh kembangnya rasa tanggung-jawab dalam melakukan tugas di unit masing-masing.
  1. Pola perilaku yang berkarakter dalam melakukan tugas-tugas kehidupan, memiliki disiplin tinggi, bertanggung jawab, berorientasi ke masa depan, mengutamakan tugas pengabdian, memiliki sikap, etika dan etos kerja yang tinggi.
  2. Meningkatkan semangat kerja dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing, serta meningkatkan keberanian peserta dalam mengambil setiap resiko (risk taking) dari setiap tantangan yang dihadapi.
  3. Team building yang solid yang didasarkan pada saling pengertian, kerja sama, koordinasi, menghargai perbedaan, sikap mengutamakan tugas daripada kepentingan pribadi. Dan meyakini bahwa keberhasilan merupakan buah dari kerjasama dan kebersamaan.
  4. Peningkatan kematangan Emotional Question (EQ) melalui program Olah Rasa yang menjadi porsi perhatian outbound bahkan perhatiannya kepada pengembangan Spiritual Quotion (SQ) akan sangat membantu peserta dalam meningkatkan kematangan kemampuan menghadapi berbagai tantangan dan hambatan dalam setiap penyelesaian tugas-tugas.

 

Pada intinya kegiatan ini diharapkan dapat memfasilitasi dan membantu tercapainya salah satu aspek dibawah ini, yaitu: Pengembangan tim (tim building), Pengembangan kepemimpinan (leadership), Pengelolaan perubahan (managing change), Pengembangan budaya organisasi (culture development), Perencanaan strategis (strategic planning), Pengembangan diri (personal development)

C. Manfaat Outbound

  1. Meningkatkan rasa kepercayaan diri
  2. Menumbuhkan rasa keberanian mengambil resiko
  3. Meningkatkan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan
  4. Membangkitkan kepekaan dan saling pengertian antar kelompok
  5. Menumbuhkan motivasi dan berperan aktif
  6. Mengembangkan rasa keyakinan untuk mengubah sesuatu yang dianggap ‘tidak mungkin’ menjadi ‘mungkin’
  7. Melahirkan semangat baru yang nantinya menjadi energi baru yang akhirnya akan membentuk kepribadian yang berkarakter

D. Target

  1. Tersedianya wahana dan pengalaman kerjasama tim yang menyenangkan bagi peserta
  2. Peserta berani mengaktualisasikan potensi-potensi dalam dirinya
  3. Peserta lebih optimis dalam menghadapi lingkungan kerja selanjutnya.

 

 

E.  Peserta

Peserta kegiatan outbound ini adalah seluruh staf pengajar Program Studi Teknologi Pangan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan, pegawai ,serta teknisi dan pegawai di jurusan Teknologi Pertanian Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh yang berjumlah 100 orang.

 

F. Evaluasi Kegiatan

1. Hasil Evaluasi

a. Hasil Evaluasi Peserta Terhadap Manfaat Outbound

Untuk mengetahui keberhasilan dalam pelaksanaan pelatihan soft skill ini diadakan evaluasi. Indikator keberhasilan dalam pelaksanaan program ini adalah: kehadiran peserta sejumlah 100 dari 70 mahasiswa Program Studi Teknologi pangan Jurusan Teknologi Pertanian dan 30 orang dosen, pegawai jurusan dan teknisi. Indikator lainnya adalah mahasiswa dapat memperoleh pengetahuan dan ketrampilan berkomunikasi, mengeluarkan ide, cara berfikir kreatif, kerjasama, kepemimpinan dan terlatih untuk menyelesaikan masalah.

b. Hasil Evaluasi Peserta Terhadap Kebutuhan Materi Pelatihan

Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan terhadap peserta mengenai manfaat outbound adalah terciptanya akademik atmosfir yang dapat dijadikan rujukan keunggulan berkenaan dengan kondisi yang dibangun untuk menumbuhkembangkan semangat dan interaksi akademik antara mahasiswa-dosen-tenaga kependidikan, pakar, dosen tamu, dan nara sumber untuk meningkatkan mutu kegiatan. Apabila ditinjau dari aspek pelaksanaan kegiatan secara individu, outbound menimbulkan sikap positif terhadap berfikir kreatif. Aspek pelaksanaan kegiatan ini bermanfaat untuk melatih dan membentuk sikap, prilaku yang baik.

2. Faktor Pendukung Kegiatan

a. Faktor pendukung kegiatan outbound berasal dari internal team panitia pelaksana, yaitu kemampuan, kemauan, dan semangat team yang tinggi yang merupakan modal utama pendukung kelancaran kegiatan. Kekompakan, tanggung jawab dan semangat tinggi team membuat kegiatan ini dapat terlaksana dan selesai tepat waktu.

b. Dukungan dari fasilitator melalui outbound yang bersedia membimbing dengan semangat sehingga kegiatan outbound terlaksana dengan baik.

c. Dukungan dari warga sekitar Jorong Lubuak Limpato Nagari Tarantang Kecamatan Harau dan semua pihak yang membantu jalannya kegiatan outbound sehingga memudahkan koordinasi dan tersedianya tempat kegiatan.

d. Semangat dan kemauan mahasiswa, dosen dan teknisi juga turut menentukan keberhasilan kegiatan ini.

e. Waktu kegiatan pelatihan yang dilaksanakan tidak mengganggu tugas anggota team, dan bagi peserta juga tidak ada kendala.

 

G. Panitia Outbound

a. Ketua Pelaksana

b. Anggota

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

c. Nara Sumber

: Rince Alfia Fadri, SST, M.Biomed

: Ir. Gusmalini, M.Si

Ir. Irwan Roza, MP

Ir. Yenni Muchrida, MP

Ir. Nurzarrah Tazar, MP

Ir. Rahzarni, MP

Ir. Evawati, MP

Ir. Mutia Elida, M.Si

Ir. Ermiati, M.Si

Ir. Syuryani Syahrul, MP

Rilma Novita, STP, MP

Mimi Harni, STP, MP

Sri Kembaryanti putrid, ST, M.Eng

Fidela Violalita, STP, MP

: Tim Trustco

 

 

 

H. Rekomendasi

Kegiatan outbound sangat bermanfaat dalam pembentukan karakter, perilaku mahasiswa yang mampu berkomunikasi, mampu mencari ide-ide baru, berfikir kreatif, mampu bekerjasama dalam tim dan mampu untuk menyelesaikan masalah (problem solving). Program seperti ini sebaiknya dilanjutkan ditahun-tahun mendatang.

Dengan demikian outbound memiliki ciri khas sendiri, dimana keseluruhan kegiatan diterjemahkan dalam betuk kegiatan yang lebih nyata. Di dalam berbagai kegiatan para peserta outbound akan diperkenalkan dengan berbagai jenis permainan (games) yang dipimpin fasilitator secara fairplay. Refleksi bersama selalu dilakukan setelah setiap game berlangsung. Selanjutnya, para peserta akan menyadari, bahwa hampir tidak ada batasnya kemampuan seseorang bila semua orang memiliki kemauan dan keberanian untuk mencoba dan mencoba lagi dalam upaya meningkatkan kemampuannya.

Peserta diharapkan menyadari apa yang dilakukan itu merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam kebersamaan dengan rekan-rekan dalam team. Keberhasilan seorang individu unit kerja organisasi merupakan bagian keberhasilan dari unit kerja/organisasi, sebaliknya, kegagalan yang terjadi karena kesalahan individu atau suatu unit kerja/organisasi mempengaruhi pula nilai keberhasilan secara keseluruhan. Karena itu, semboyan One For All, All For One & Whe Are Oneyang merupakan semboyan outbound Internasional juga didengung-dengungkan dalam kegiatan outbound Program Studi Teknologi Pangan untuk tetap membangun semangat kebersamaan dan kekompakan bersama.

 

H. Penutup

Demikian Laporan kegiatan ini dibuat,sebagai bahan pertimbangan dan sebagai kerangka acuan bagi semua pihak yang berkompeten dalam kegiatan ini.

 

 

 

Lampiran 1. Jadwal Pelaksanaan

            Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 7 Juli 2012 yang bertempat di Jorong Lubuak Limpato Nagari Tarantang Kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluh Kota.

 

Jadwal Kegiatan Outbound PS.Teknologi Pangan

Waktu

Materi

Metode

Penanggungjawab

07.30-08.00

08.00-09.00

09.00-09.15

09.15-12.00

12.00-13.00

13.00-15.30

15.30-16.00

16.00-17.00

Registrasi/Absensi

Pembukaan

Snack

Materi Outbound I

Ishoma

Materi Outbound II

Ishoma

Penutup

Games

Games

Panitia

Ketua Program Studi

Panitia

Fasilitator

Panitia

Fasilitator

Panitia

Panitia

 

 

                          Tanjung Pati, 5 Juli 2012

                     Ketua Pelaksana

 

 

 

Rince Alfia Fadri, SST, M.Biomed          NIP. 197704292001122001

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lampiran 2. Dokumentasi Kegiatan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PROGRAM PENINGKATAN AKADEMIK ATMOSFIR (Outbound Program Studi Teknologi Pangan) by RINCE ALFIA FADRI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s